Doa keramas Idul Fitri atau niat mandi sunnah hari raya adalah amalan yang sangat dianjurkan bagi umat muslim sebelum melaksanakan sholat Id. Mandi ini bertujuan untuk membersihkan seluruh anggota tubuh dari ujung rambut hingga ujung kaki agar kita tampil suci dan segar saat merayakan hari kemenangan.
Daftar Isi Artikel
Bagaimana Bacaan Niat Mandi Sunnah Idul Fitri?
Niat ini sebaiknya dibaca di dalam hati saat air pertama kali menyentuh anggota tubuh. Berikut adalah lafaz niatnya:
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِعِيْدِ اْلفِطْرِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى
Nawaitul ghusla li ‘îdil fithri sunnatan lillahi ta’aalaa.
Artinya: “Saya niat mandi sunah Idul Fitri karena Allah Ta’ala.”
Daftar Tata Cara Mandi Sesuai Sunnah
Agar mandi kita bernilai ibadah dan sesuai anjuran, kita perlu mengikuti urutan langkah berikut ini:
- Membaca niat mandi di dalam hati
- Mencuci kedua tangan sebanyak tiga kali
- Membersihkan kemaluan dan kotoran menggunakan tangan kiri
- Melakukan wudhu dengan sempurna seperti saat akan sholat
- Mengguyur air ke atas kepala sebanyak tiga kali sampai ke pangkal rambut atau keramas
- Menyela-nyela rambut dengan jari agar air merata ke seluruh kulit kepala
- Mengguyur seluruh badan mulai dari sisi kanan lalu berpindah ke sisi kiri
Setelah selesai, kita juga dianjurkan membaca doa: Asyhadu an laa ilaha illallahu wahdahu laa syarika lahu, wa asyhadu anna Muhammadan abduhu wa Rasuluhu, allahumma-jalni minattawwabina, waj-alni minal-mutathahirrina.
Melaksanakan mandi sunnah ini merupakan bentuk penghormatan kita terhadap hari raya Idul Fitri yang mulia. Dengan kondisi tubuh yang bersih dan suci, kita dapat menjalankan sholat Id dengan lebih khusyuk dan nyaman bersama keluarga tercinta. Mari kita siapkan diri dengan sebaik-baiknya agar hari kemenangan ini membawa keberkahan serta kesucian bagi kita semua.
BACA JUGA: Ketentuan Puasa Syawal 6 Hari
